Kegiatan yang bertajuk Seleksi Atlet Atletik ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi setempat. Antusiasme yang luar biasa ini menunjukkan bahwa potensi olahraga di wilayah Pasaman sebenarnya sangat melimpah, namun selama ini mungkin kurang mendapatkan panggung yang tepat. Dalam proses seleksi, para peserta diuji melalui berbagai parameter fisik yang ketat, mulai dari tes daya tahan jantung-paru (VO2 Max), kekuatan otot tungkai, hingga teknik dasar lari yang efisien. Tim pemandu bakat bekerja dengan sangat teliti untuk memastikan tidak ada talenta yang terlewatkan.
Fokus utama dari tim penilai adalah untuk Mencari Bibit Unggul yang memiliki karakteristik fisik unik dan mentalitas petarung. Di nomor lari jarak pendek, misalnya, kriteria yang dicari adalah mereka yang memiliki frekuensi langkah cepat dan koordinasi tubuh yang baik. Sementara itu, untuk nomor lari jarak menengah dan jauh, ketahanan mental menghadapi kelelahan menjadi poin penilaian yang sangat krusial. Pasaman yang memiliki topografi perbukitan sebenarnya memberikan keuntungan alami bagi para atletnya dalam membangun kekuatan fisik yang lebih tangguh dibandingkan mereka yang berlatih di dataran rendah.
Masa depan atletik di wilayah ini sangat bergantung pada hasil dari penjaringan yang dilakukan saat ini. Para atlet yang terpilih nantinya tidak hanya akan dilepas begitu saja, melainkan akan masuk ke dalam pusat pelatihan daerah yang terprogram secara profesional. Bapomi Pasaman menyadari bahwa bakat alami saja tidak cukup untuk bersaing di level yang lebih tinggi. Oleh karena itu, pendekatan sport science mulai diperkenalkan, mencakup pengaturan pola makan, manajemen waktu istirahat, hingga analisis video untuk memperbaiki teknik berlari para atlet muda tersebut agar lebih aerodinamis.
Harapan besar diletakkan pada pundak generasi baru ini untuk menatap Masa Depan yang lebih cerah di berbagai ajang kompetisi, seperti POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional). Persaingan di level nasional tentu sangat berat, namun dengan pondasi yang kuat dari hasil Seleksi Atlet Atletik, Pasaman optimis dapat menyumbangkan medali bagi Sumatera Barat. Dukungan dari pemerintah kabupaten dan KONI setempat juga diharapkan terus mengalir, terutama dalam hal pemeliharaan fasilitas lintasan lari dan penyediaan peralatan latihan yang sesuai dengan standar internasional.