Kebijakan yang diambil melalui Fokus BAPOMI pada Pembinaan menekankan pada kontinuitas latihan yang berbasis ilmu pengetahuan (sport science). Di Pasaman, para pelatih mulai didorong untuk menggunakan data analitik dalam memantau perkembangan fisik dan teknik para atlet muda. Hal ini penting agar program latihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan individu atlet. Pembinaan tidak lagi dilakukan secara masal tanpa arah, melainkan dipersonalisasi berdasarkan kekuatan dan kelemahan masing-masing mahasiswa. Pendekatan modern ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan performa atlet Pasaman di kancah regional.
Kabupaten Pasaman kini tengah mempersiapkan diri untuk menjadi kekuatan baru dalam peta olahraga mahasiswa di Sumatera Barat. Dengan semangat juang yang tercermin dalam slogan Pasaman Melaju!, daerah ini mulai memfokuskan sumber dayanya untuk menggarap potensi atlet yang berada di bangku perkuliahan. Masa mahasiswa dianggap sebagai periode emas bagi seorang atlet, di mana fisik berada pada puncak kekuatan dan mental mulai mencapai kedewasaan. Oleh karena itu, penguatan struktur organisasi dan program kerja menjadi sangat krusial untuk memastikan transisi dari atlet usia sekolah menjadi atlet elit di level universitas berjalan dengan mulus.
Pengembangan bakat di Atlet Muda di Level Perguruan Tinggi memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal menjaga konsistensi latihan di tengah tuntutan akademik yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini, BAPOMI menjalin kerja sama dengan pimpinan perguruan tinggi di Pasaman untuk memberikan kebijakan khusus bagi mahasiswa atlet. Kebijakan tersebut bisa berupa kemudahan dalam penjadwalan ujian atau pemberian kredit prestasi yang setara dengan mata kuliah tertentu. Dengan adanya dukungan sistemis, semangat Pasaman Melaju! tetap terjaga karena mahasiswa tidak merasa perlu mengorbankan salah satu antara prestasi olahraga atau kelulusan tepat waktu.
Salah satu program unggulan dalam Fokus BAPOMI pada Pembinaan adalah penyelenggaraan liga mahasiswa tingkat kabupaten untuk berbagai cabang olahraga populer. Kompetisi yang rutin sangat penting untuk menjaga “insting bertanding” para atlet muda. Melalui liga ini, bibit-bibit unggul dari berbagai fakultas dapat terpantau secara berkala oleh tim pemandu bakat. Hasil dari liga ini nantinya akan diproyeksikan untuk mewakili Pasaman dalam ajang yang lebih besar, seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) maupun nasional (POMNAS).